Submit E-Visa ke India? Siapa takut!

Chori chori, chupke chupke~

Iya, iya saya tau saya masih ada hutang nulis perjalanan saya ke India. Hahahaha. Maafkan saya!Β πŸ™‡β€β™€οΈ

Tapi, izinkan saya untuk post sesuatu yang berguna bagi backpacker yang mau pergi ke India. Kenapa? Kalian sudah tahu kan bahwa per 1 April 2017, Pemerintah India mengumumkan kenaikan biaya visa bagi warga negara asing yang ingin berkunjung ke India. Alhamdulillah waktu saya apply visa di Januari 2017 dalam link ini, saya hanya membayar IDR 552,000. Kalau dibandingkan dengan E-visa waktu itu, visa konvensional yang mengharuskan datang ke kedutaan India yang berlokasi di Rasuna Said tersebut masih tergolong murah, karena biaya E-Visa sebesar USD 51.25 (plus biaya admin) dikalikan dengan kurs USD yang saat itu IDR 13,500. Mamaaaamms. Well, apakah kalian tahu seberapa besar kenaikannya setelah tanggal 1 April 2017? IYAAAAKKK, DUA KALI LIPAT! DUA KOMA SEKIAN KALI LIPAT LEBIH TEPATNYA (lebay capslock semua hahahaha). Iya, yang semula IDR 552,000 menjadi IDR 1,320,000 (sepertinya biaya tersebut belum termasuk biaya admin IDR 30,000).

Jadi, saya berencana untuk liburan lagi ke India (betah banget nih ye wekawekaweka), dan saya baru saja apply e-Visa. Mau tahu gimana caranya? Kasih tahu nggak ya? Hahahahahaha, ayo siapkan diri kamu and !

1. Yang paling wajib saya ingetin pertama, ya kamu harus punya paspor (yaiyalaaaah) yang masih aktif minimal 6 bulan sebelum expired.

Oh! Sama satu lagi, sisain 2 lembar halaman kosong untuk cap visa. Kenapa saya ingetin hal ini? Karena lembar paspor saya kian menipis (cie riya’). Hahahahahahah

2.Β Isi aplikasi visa online diΒ sini

Setelah kamu klik link di atas, tampilan website Imigrasi India akan muncul seperti yang di bawah ini. Kemudian kamu klik e-Visa Application. Oh iya, sebelum mulai proses, siapkan pas foto digital (file) dengan ukuran 2 in x 2 in atau 5 cm x 5 cm. No big deal, nanti mereka ada sesi cropnya. Format file fotonya adalah JPEG dengan maksimum 1 Mb. Ketentuan foto visa sama dengan yang lainnya lah ya, latar putih, tidak boleh menggunakan kacamata, tidak boleh ada bayangan, dll. serta siapkan scan copy halaman depan paspor yang berisi identitas, tanggal lahir, dan lain-lain. Scan copy dalam bentuk pdf dan maksimal berukutan 300 Kb.

1

Setelah itu, isi setiap kolom yang ada. Tanda bintang (*) merupakan kolom yang harus diisi. Untuk Port of Arrival, terdapat pilihan 24 point kalian bisa masuk ke India dengan menggunak E-Visa, yaitu :Β 24 AirportsΒ (i.e. Ahmedabad, Amritsar, Bagdogra, Bengaluru, Calicut, Chennai, Chandigarh,Cochin, Coimbatore, Delhi, Gaya, Goa, Guwahati, Hyderabad, Jaipur, Kolkata, Lucknow, Mangalore, Mumbai, Nagpur, Pune, Tiruchirapalli, Trivandrum & Varanasi) andΒ 3 seaportsΒ (i.e. Cochin, Goa, Mangalore). Silahkan memilih!

2.jpg

Setelah klik continue, maka akan muncul page selanjutnya untuk diisi kembali kolom-kolomnya. Jangan lupa dicatat nomor temporary Application ID, siapa tahu disuruh meeting atau jaringan koneksi internet putus, atau dapat telefon urgent, siapa tau yekan? Hahahaha.

3.jpg

Kemudian pada akhirnya kamu harus upload foto dan dokumen scan paspor, kemudian bayar visa online melalui SBI e-Pay atau Axis Bank. Dalam SBI e-Pay, ada pilihan Paypal, credit card dan debit card. Sedangkan untuk Axis Bank, hanya credit card. Pertama saya coba SBI e-Pay menggunakan debit (BNI), kemudian gagal. Kemudian saya coba Axis Bank dan menggunakan kartu kredit dan berhasil. Kemudian saya mendapatkan nomor visa serta mendapatkan email konfirmasi.

4.jpg

 

Jadi, saya harus menunggu 72 jam untuk mendapatkan “restu” visa GRANTED atau REJECTED. Mudah-mudahan GRANTED yah. Nanti aku update lagi. hahahahaha.

 

wp-1483754933666.jpg

Advertisements

5 thoughts on “Submit E-Visa ke India? Siapa takut!

  1. Perubahan tarif pengajuan visa di kedutaan bisa jadi agar calon pengunjung lebih memanfaatkan fasilitas evisa ini ya. Yang sayangnya, belum semua kota dapat menerima evisa ini. Ada beberapa teman yang udah semangat beli tiket promo ke kota tertentu di India, pas mau apply visa baru ngeh, cakupan penggunaan evisanya belum sampe di kota itu. πŸ˜€
    Semoga penyebaran penerimaan evisa lebih luas lagi nantinya. Acha…achaaa πŸ™‚

    Like

    • Haan acha! Cuman, menurutku 24 airports udah termasuk banyak hehehee. Tapi yo gile bener naiknya itu lho. πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚
      Temenku rang India aja smp minta maaf, gara-gara pemerintahannya naikin tarif cem Metromini naikin tarif. πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚

      Like

  2. mbak..mau tanya..pada saat input di E visa yang dimintakan kan kurang lebih sama hanya scan pasport dan foto..nah untuk berkas lainnya seperti tiket return dan book hotel tidak dimintakah mbak ?atau teap kita lampirkan ?

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s