Sikursigen Travel Journal : Penangkaran Rusa Cariu

Hallo!

Perkenalkan ini post pertama dari Sikursigen Travel Journal. Sikursigen ? Tenang, itu kependekan kok, bukan temennya karsinogen. 😂 Sikursigen itu kependekan dari Si Kurus dan Si Gendut. Hahahahahahahah. 😂 Kalau mau lengkap mengetahui kami, silahkan akses ke link ini ya.

Nah, perjalanan road trip kali ini membawa kami ke Jonggol, Bogor. Ada apa yang membuat kami pergi ke sana ? Konon di sana ada penangkaran rusa di Cariu. Bermodalkan browsing (karena tidak ditemukan di Google Maps, kala itu. 😅), berangkat lah kita. Let’s ride !

Pagi itu, langit mendung (se-mendung hatiku). Si Gendut (Sigen) mengirim pesan ke Si Kurus (Sikur) :
Sigen : Jadi pergi nggak? Ada geledek. ⚡”
Sikur : Terserah
Jawaban begini nih yang nggak suka. Hahahahahh.

Akhirnya berangkat juga. 😂

Jam 10:10 berangkat dari rumah Sigen dengan berbekalkan rantang buat piknik. Berangkaaaaatttt !!

mtf_Fsdaf_466.jpg

Bekal piknik, Dori Fish and chips.

Perjalanan tidak semulus daun kelor. Ada saja ban motor tertancap paku, macet, hujan, dan jatuh. Iya, jatuh dari motor. Ceritanya nanti di bawah.

Perjalanan kita dimulai dari Ulujami ➡ Cibubur ➡ Cileungsi ➡ Jonggol ➡ Cariu. Jarak perjalanan adalah 81 km dari rumah Sigen di Ulujami, Jakarta Selatan. Ideal lama perjalanan memang 2 jam, but hey, this is Indonesia! Karena fenomena long weekend jadi ya macet. Waktu yang kita habiskan kemarin adalah 4 jam. IYA, 4 JAM. Namun kondisinya kemarin ada tanah longsor, jadi macet total. Namun karena kami naik motor, jadi ya bisa selap-selip (kaya sempak. 😅). Ditambah hujan, sehingga kami mengendarai sangat hati-hati. Safety first! Badan sudah capek, lelah, nyari tempat tidak ketemu-ketemu hingga kira-kira jarak 10 meter dari lokasi penangkaran, ada turunan dan tikungan curam. Secara mendadak dua motor di depan terpleset dan jatuh. Demi menghindar kejadian yang tidak diinginkan, kami pun menjatuhkan diri. Alhamdulillah, hanya Sikur yang lecet dengkulnya. Maaf ya Sikur. 😁

I was shaking. Mungkin shock kali ya. Setelah melanjutkan perjalanan, kami tiba di lokasi dalam hitungan detik. Iya, lokasinya dekat sekali dari tempat kami jatuh. Mungkin petunjuk dari Yang Maha Kuasa kali ye. Hahaha. Alhamdulillah. Lokasi ada di sebelah kiri dari arah Jonggol, ada plang hijau “Penangkaran Rusa”. Hati-hati turunan pertama cukup curam berbatu. Takut Sikur nggak bisa naik, jadi kami parkir di rumah penduduk. Lokasi tidak begitu jauh, hanya 100 meter turun ke bawah.

100_2376

Marka Jalan Arah Penangkaran Rusa ada di sebelah kanan jalan. Lokasi ada di kiri jalan. source : deasytriw.blogspot.com

 

Setelah membayar admission fee, Rp 8,000 untuk tiket masuk per orang dan Rp 4,000 untuk parkir motor (walaupun motor kami parkir di atas, tetap ditagih. 😅)  Ketika datang, kami sudah disambut dengan gemericik air sungai dan jembatan gantung. Sooooooo relaxing !

This slideshow requires JavaScript.

Jarak lapangan rusanya tidak jauh, trekking kira-kira kurang lebih 500 meter. Dan welcome to the field of deer. ❤

Saat itu sudah pukul 14:30, matahari cukup terik dibalik langit berawan. Cuaca sangat hangat. Tips dari Sigen, Iebih baik pakai baju lengan panjang dan celana panjang. Banyak nyamuk. Hehe. Jumlah rusa saat itu ada 5. 1 pemalu, 1 rusa totol sedang bersantai, 3 lagi bringasan. Kenapa bringasan ? Karena mereka tau aku bawa makanan. 😂
Bermodalkan edamame dibawa dari Jakarta. Tapi jangan khawatir, ada ibu-ibu penjual ubi juga di sana, sehingga kamu bisa memberinya makan. They are so cute. Adorable. Aaaaaks, love ! Sikursigen langsung deh, main-main. Hahahahahahaha.

c1bf5dc4a7c723c100a6287171a0106ba9d624b8

Welcome! Howdy, bruh?

1e56cf70e65f16c7cd40168742d72adbad0b07af

Si Kurus dan Si Gendut featuring Rusa!

Setelah bermain kita kembali mencari curug. Tulisannya sih kurang lebih 300 meter. Tapi kenyataannya lebih dari 1 kilometer. Akhirnya di tengah perjalanan kami kembali karena sudah sore. Sebelum kembali, kami beristirahat sejenak di bale-bale pinggir sungai. Seriously it was so chillaxing. 🙂

Shall we go back there again? 😉

Kita kembali ke Jakarta jam 16:30. Dan percaya lah, banyak spot foto bagus karena memang pemandangannya bagus!

This slideshow requires JavaScript.

Memang perjalanan ini sangat melelahkan, tapi itu semua terbayarkan dengan wisata alam yang disajikan.

Sampai bertemu di road trip lain bersama Sikursigen! Xxx

Advertisements

6 thoughts on “Sikursigen Travel Journal : Penangkaran Rusa Cariu

  1. Gw menemukan kata membayar jd membayat.. coba tolong benerin hahaha 😂😂😂

    Gw pikir ini piknik geng sirkus loh, tp.. teryata sikurus sigendut.. aih mateekk..💜💜

    dibale-bale knapa gw jd inget video klip surtinya jambrud? Iya udah skip skip ahhahaha 💩💩💩

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s